Buku: Edgar and Ellen #1: Rare Beast – Hewan Langka oleh Charles Ogden

Posted on March 9, 2012

2


Another book review for today is Edgar and Ellen #1 : Rare Beasts. I think this book isn’t a good book to your children but since it was funny I think 3 stars out of 5 should be enough. The twins, Edgar and Ellen always have a brilliant idea to make something so-so to be dangerous things. This time, they need money and they have an idea to sell the rare beasts which they think precious and expensive. But the question is, where they got the rare beasts? It’s funny and fresh but little bit crazy.

Edgar and Ellen #1: Rare Beast – Hewan Langka

Penulis: Charles Ogden
Alih Bahasa: T. Dewi Wulansari
Bahasa: diterjemahkan kedalam Bahasa Indonesia
Tebal: 160 halaman
Penerbit: Penerbit Matahati
Paperback, Cetakan I, Maret 2007

Nod’s Limbs merupakan sebuah kota indah yang nyaris di penuhi oleh ‘wilayah kota yang baik’. Kecuali disuatu sudut kota, dimana berdiri sebuah rumah kecil yang dibangun sangat tinggi dengan warna kusam yang menampakkan kesan tidak terawat. Rumah itu dihuni oleh si kembar Edgar dan Ellen yang sudah terkenal kenakalannya.

Setiap harinya, kedua kakak-beradik kembar ini melakukan hal yang berbeda dari kebanyakan anak di Nod’s Limbs. Pada hari cerah, dimana anak-anak keluar rumah dan bermain bersama di taman, si kembar malah menghabiskan hampir sepanjang hari bermain petak umpet dirumahnya. Petak umpet yang tentu saja berbeda dari yang lainnya. Sampai suatu ketika keduanya merasa bosan melakukan hal yang sama setiap harinya dan mulai mencari ide untuk berbuat kenakalan. Namun semua ide mereka seakan tidak bisa digunakan karena mereka tidak memiliki uang untuk membeli peralatan yang dibutuhkan. Jenuh dengan ide-ide yang tak bisa diwujudkan, keduanya lantas memutuskan untuk mengganggu Pet, hewan peliharaan mereka yang ditemukan begitu saja disuatu sudut rumah mereka.

Pet adalah jenis binatang yang berbeda dari yang lain, memiliki tubuh yang dipenuhi dengan bulu dan sebuah mata kuning yang menyembul keluar di puncak bulunya itu senang menonton sebuah acara TV. Sedang asyik mengganggu Pet, keduanya tanpa sengaja menyimak acara TV yang membahas mengenai binatang langka yang sangat berharga. Seketika itu pula keduanya mendapatkan ide berjualan binatang langka. Darimana binatang-binatang langka itu mereka dapatkan? Buku dengan total 160 halaman ini akan menjawab semua pertanyaan dan membeberkan segala kenakalan Edgar dan Ellen.

Salah satu buku terjemahan yang berbeda dimana Charles Ogden mengangkat tokoh antagonis sebagai karakter utama dalam serial kisah anak ini. Kisah anak? Mungkin cerita seri Edgar dan Ellen termasuk kategori buku anak, namun aku rasa perlu pengawasan khusus bagi anak-anak untuk membaca cerita Edgar dan Ellen. Secara keseluruhan buku ini menghibur, lucu dan mengundang gelak tawa. Namun yang perlu disayangkan adalah tidak ada penjelasan secara gamblang mengenai penyebab datangnya sifat nakal si kembar.

Posted in: Book Review