2.10.2011 : Berkumpulnya Masa Lalu

Posted on October 2, 2011

0


Hari ini tanggal 2 Oktober 2011, 6 hari menuju usia ke 19. Rasanya sangat-sangat sedih. Aku sendiri tidak mengerti kenapa bisa begitu terasa sedih, tapi rasanya aku tidak rela meninggalkan 18 tahunku..

Aku tidak begitu ingat detail setiap tahun yang kulalui, tapi biasanya aku menyimpan semua yang mungkin bisa meninggalkan sesuatu untuk dikenang nantinya. Menjelang usia ke 19 tahunku, aku ingin bercerita tentang benda-benda yang aku simpan dalam lemari ajaibkuūüėÄ hihihi (jujur aku nggak terlalu suka pakai hihihi aku lebih suka pakai hahaha, tapi apa boleh buat i lebih dekat dengan h daripada a).

B E R C E R I T A

mereka bercerita melalui lembarannya, tentang masa lalu
photographer: Nazta Saari
EOS 550D 39mm ISO-3200 f/4.5 1/50sec.

Lemari pakaianku, adalah tempat paling aman untuk menyimpan semua kenangan-kenangan sewaktu kecil. Aku selalu terpesona oleh kotak-kotak cantik, jadi ada banyak kotak dalam lemari pakaianku, sekitar lima sampai enam kotak dari mulai plastik sampai kertas. Setiap kotak menyimpan benda-benda yang berbeda. Dalam post yang sebelum-sebelumnya aku pernah menyinggung tentang sebuah kotak yang menyimpan serpihan-serpihan kecil yang disebut orang mungkin ‘sampah’. Tapi kali ini aku tidak akan membahas kotak biru mungil itu. Ini adalah kotak lainnya.

Kotak ini adalah sebuah kotak plastik, dulunya tempat minuman sachet yang kokoh bewarna kuning. Letak kotak ini berada di pojok lemari pakaian, makanya sering aku lupakan. Tapi sewaktu membongkar-bongkar lemari tadi, aku menemukan kembali kotak berisi kumpulan buku harianku sewaktu¬†kecil dulu. Memang sejak duduk dibangku sekolah dasar aku sudah senang menulis di buku harian. Aku ingat betul setiap malam, aku menulis kejadian apa yang aku alami seharian penuh dalam diary itu. Semuanya tanpa sensor. Bagaimana aku mengagumi beberapa teman, bagaimana aku terjatuh dari sepeda yang kupinjam dari seorang teman. Bagaimana aku menelepon seorang yang aku sukai lalu menutupnya ketika ia berkata “hallo” disebrang sana. Rasa kesal, senang, sedih semua aku tuliskan dalam buku-buku itu. Semuanya. Kalau buku itu sudah habis, aku akan minta papa dan mama untuk pergi bersama-sama ke toko buku. Disana ada banyak pilihan buku harian yang cantik-cantik dan sangat aku sukai. Dalam kotak itu juga ada dua buah kaset rekaman. Satu diantaranya adalah rekaman materi ujian vocal (ya, seperti yang pernah ku bahas dalam post sebelumnya, aku beberapa kali mendalami dunia musik, untuk membaca post-nya, silakan klik disini) sementara satu yang lainnya adalah rekaman lagu-lagu dan backsound drama sewaktu SMA dulu. Kotak ini juga berisi beberapa post card yang disimpan papa dulu serta laporan hasil belajarku ditempat les Bahasa Inggris-ku.

Membaca kembali tulisan-tulisan ku dulu membuatku tertawa sekaligus keheranan. Beberapa ‘tokoh’ yang kutulis dalam buku harianku sempat membuatku berpikiran untuk mencari mereka. Beberapa ada yang kutemukan ada juga yang tidak bisa kutemukan. Dan hampir semua yang kutemukan sudah berubah. Mereka tumbuh menjadi orang-orang yang tampan dan cantik-cantik.

Sekarang pun aku masih suka menulis catatan harian. Walaupun tidak lagi kutulis dalam buku bergambar lucu, aku tetap menuliskan apa yang kurasakan dalam blog ini. Aku senang sekali bisa kembali membaca catatan kecilku ini. Rasanya aku kembali ke masa lalu yang hampir kulupakan. Rasanya seperti mengumpulkan kembali masa laluku. Rasanya menyenangkan sekaligus mengharukan..