Curhat Random: Cerita Semalam

Posted on September 10, 2011

0


Semalaman, sembari nonton stand up comedy Indonesia di Youtube, aku menghabiskan waktu untuk chatting dengan temanku sewaktu SMA. Ia adalah orang yang sama yang memberiku Cedar Boys dan Trade, yang tidak bisa aku sebutkan namanya disini. Seperti yang sering aku singgung-singgung, kami dapat membicarakan apapun saat kami ngobrol. Semalam obrolan kami tentang Linkin Park yang akan melaksanakan konsernya di Indonesia. Temanku dulu suka dengan Linkin Park, begitu pula aku. Tapi semakin dewasa, temanku lebih suka RHCP. Semalam, ia bertanya kepadaku, “Kalau dapat tiket mau nonton sama siapa?” pertanyaan ini sempat mengambang di kepalaku cukup lama. Karena memang berburu tiket dibulan lalu aku tidak berpikir akan nonton dengan siapa. Aku memang tidak mendapatkan tiket konser, dan setelah aku pikir-pikir pun aku rasanya kurang suka menonton konser secara langsung. Aku jawab dengan sekenanya, lalu tak lama, ia bertanya kepadaku, “Menurut lo, kalo RHCP dateng gue nontonnya sama siapa ya?”. Jujur ini pun sempat mengambang begitu saja dikepalaku. Sepengetahuanku, tidak banyak teman kami yang menyukai apa yang kami sukai. Maka kujawab “Gue temenin deh, tapi insyaAllah kalo ada duitnya”. Temanku ini lantas menjawab bahwa itu akan menyenangkan, namun ia sendiri tidak begitu suka menonton konser dan kehingar-bingarannya.

Dari chatting semalam, entah kenapa membuatku merasa temanku ini lebih berarti daripada sebelumnya. Dari jawabannya yang senang dan segala perhatiannya. Aku dan dia memang selalu berkontak, hampir setiap hari. Selepas SMA, kami memamg disibukkan dengan dunia kami masing-masing, tapi selalu kami sempatkan berkontak via pesan singkat atau pesan instant seperti YM. Setiap percakapan kami tidak selalu diwarnai cerita-cerita, biasanya pun kami hanya bertegur sapa, saling menanyakan kabar dan rencana-rencana kami kedepan. Inilah yang membuat aku begitu menyayangi temanku ini.

Dilain pihak, sebuah pemikiran konyol yang kekanak-kanakan memasuki pikiranku semalam. Menjelang akhir liburan, perasaanku bertambah campur aduk. Nantinya aku langsung berhadapan dengan kelas dan teman-teman baru, semoga teman-teman baru ini dapat menerima ku dan semoga silahturahmi baik akan terjalin, amin. Teman-teman sekelasku, adalah teman yang baik dan aku tidak ingin silahturahmi kita terputus begitu saja. Aku takut, karena tidak lagi sekelas, kami akan berpisah dan saling melupakan. Tapi temanku meyakinkan bahwa hidup ini memang selalu bertemu dengan hal baru. Nantinya aku akan mendapat teman baru di kelas baruku ini, tapi tentu saja silahturahmi dengan teman lama tidak boleh putus.

Aku yakin, niat baik selalu berbuah manis. Aku tidak mau silahturahmi kami, aku dan teman-teman sekelas terputus dan aku yakin Allah akan menjaga jalan kami.

Temanku ini kuliah di kedokteran. Aku dulu sempat berpikiran mungkin enak kalau suatu hari nanti, skoliosisku bisa diobati oleh temanku ini, namun aku percaya kami sudah digariskan dengan jalan kami yang terbaik oleh Allah..

Entah apa yang sudah terjadi, punggungku semakin sakit. Kini, aku tidak bisa lagi tidur miring. Sakit dan pegal-pegal akan langsung terasa. Bukan hanya itu, sering kali saat duduk dan meminum air, dadaku serasa ditusuk sekilas. Aku tidak  suka rasanya, tapi semoga Allah memberikan aku kesembuhan secepatnya.

Post ini random banget. Awalnya aku hanya mau menulis tentang temanku yang kuliah di kedokteran, tapi aku rasa, nanti saja, lebih baik nanti mungkin😀

Posted in: My Journal