Charlie St.Cloud

Posted on December 29, 2010

0


‘Life is for Living’
Awalnya cuma iseng aja, karena bukan penggemarnya Zac Efron, film ini cuma numpuk di tumpukan DVD yang belum ditonton. Tapi baru tadi pagi, mendadak kepingin nonton, karena sepanjang cover nggak ada tuh senyum-senyumnya Zac Efron, dan prediksiku tentang film ini adalah sad movie adalah benar (menurutku).

Charlie St. Cloud (2010)
Directed by: Burr Steers
Produced by: Marc Platt, Ben Sherwood
Casts: Zac Efron, Charlie Tahan, Amanda Crew

Ceritanya adalah tentang Charlie St. Cloud (Zac Efron) dan Sam St. Cloud (Charlie Tahan) yang bersaudara. Charlie sangat menyayangi adiknya, Sam. Setelah kelulusannya dari SMA, Charlie berjanji kepada Sam bahwa ia akan menemani Sam berlatih Baseball setiap harinya sampai tiba saat ia memasuki universitas.

Hingga pada suatu hari, Charlie yang seharusnya datang ke pesta pelepasan dirumah temannya tidak bisa hadir karena ia harus menjaga Sam. Karena tidak mau ketinggalan kesempatan, Charlie pun mencoba melarikan diri dari Sam. Tapi sayang, hal itu tidak berjalan mulus, karena Sam mengetahui rencananya. Charlie terpaksa mengajak Sam pergi bersamanya. Sementara menyetir, Charlie dan Sam bercengkrama hingga kecelakaan yang begitu cepat menghantam mereka. Nyawa Charlie berhasil diselamatkan, tapi sayangnya tidak begitu dengan Sam. Ia meninggal bahkan sebelum mereka tiba di rumah sakit.

Keanehan mulai terjadi pada diri Charlie yang begitu terpukul dengan kematian adiknya. Selepas acara pemakaman, ia mendapati dirinya dapat melihat, berbicara, dan bahkan menepati janjinya dengan arwah Sam untuk berlatih baseball bersama.

Lima tahun kemudian, Charlie meninggalkan masa kesenangannya dan bekerja di pemakaman. Bukan hanya Sam yang dapat ia lihat, tapi juga arwah lainnya yang berada dalam dua dunia. Charlie dianggap sangat terpukul dengan kematian Sam lima tahun lalu sehingga pikirannya sedikit terganggu. Sementara itu, setiap sore harinya, Charlie mencoba menepati janjinya dengan Sam, ia selalu bertemu dengan Sam menjelang malam hari dan menghabiskan waktu bersama dengan Sam disuatu tempat tak jauh dari pemakaman.

Dilain tempat, Tess Carroll, seorang pelaut perempuan yang memiliki cita-cita berlaut mengelilingi dunia, menarik perhatian Charlie. Banyak perbincangan ia dan Sam membicarakan Tess hingga Charlie mendapat kesempatan mengenal Tess lebih dekat. Suatu hari, Charlie menemukan Tess terbangun diatas pusara ayah Tess dipemakaman. Tidak ada yang aneh dari hal itu, mereka menjadi lebih dekat dan saling menyadari perasaan mereka masing-masing. Tapi hal itu justru membuat Sam sedih, karena Sam merasa dirinya mulai dilupakan sepenuhnya dari dunia ini. Sam tidak suka Charlie bertemu Sam dengan membawa Tess. Charlie pun melepaskan Tess.

Suatu pagi, Charlie mendapat berita bahwa kapal yang ditumpangi Tess Carroll menghilang sejak tiga hari lalu, ketika Tess mencoba berlayar melewati badai. Kapalnya tidak ditemukan. Barulah ia menyadari bahwa Tess yang ia temukan terluka di pusara ayahnya adalah arwah yang sedang kebingungan. Begitu pula Tess, ia menyadari bahwa dirinya bukanlah dirinya begitu melihat pantulan cermin etalase pertokoan. Dimana ia tidak dapat melihat bayangannya sendiri. Tentu saja Tess sedih dan terpukul, ia meminta bantuan pada Charlie untuk mencarinya. Mencari jasadnya jika memang ia sudah mati, tapi Tess meyakinkan Charlie bahwa dirinya belum dan tidak ingin meninggal.

Bagaimana kisah selanjutnya? Tonton sendiri ya..🙂

Posted in: Movie