Masa SMP yang menyenangkan

Posted on August 11, 2010

0



Aku mau kenalin ke kalian teman-teman SMP ku. Mungkin bukan teman lagi, mereka udah kayak keluarga banget buat aku. Aku sekolah di SMP Swasta yang bukan tergolong SMP yang populer. Murid nya aja paling banyak 2 kelas. Tapi justru itu yang membuat kami jadi saling kenal. Nggak ada tuh istilah nggak kenal. Kalau nggak akrab mungkin ada aja, tapi kalau nggak kenal, aduh-aduh, keterlaluan banget kan. Tapi nggak cuma persahabatan aja yang kami kenal. Disini kami juga kenal yang namanya berantem. Namanya juga anak SMP yang waktu itu zamannya gank-gankan. Dan aku sempat masuk ke dalam satu gank yang akhirnya malah bikin kelompok sendiri-sendiri lagi. Tangan-tangan itu adalah tangan kami yang membentuk kelompok sendiri dan akrab sampai sekarang.

Kami berempat itu bener-bener nggak terpisahkan waktu SMP. Kami suka main, jajan, ngobrol, semuanya dilakuin barengan. Tapi karena kami pisah sekolah waktu kami SMA, kami jadi jarang ketemu. Mereka bertiga sampai detik ini menjadi bagian hidupku yang tak terpisahkan, walaupun satu diantara mereka aku tidak tau sekarang berada dimana, tapi mereka memang benar-benar orang berarti yang mengisi hidupku dengan keceriaan.

Sering kali kalau sudah hari minggu tiba-tiba datang SMS dari Natalia, sahabatku yang bermata sipit. Dia bilang mau main kerumah. Mendadak banget tapi kalau aku dirumah aku pasti akan senang sekali. Kalau Natalia dateng, dia pasti bawa susu kacang kedelai kesukaanku, minta ganti juga sih, tapi sudah dibawain kan sudah bersyukur, masih ingat.

Kalau Devi itu adalah yang paling cantik. Devi ini rumahnya paling dekat dengan rumahku. Biarpun dekat kami juga nggak sering ketemu, tapi Devi selalu ada waktu aku mau curhat. Dan setiap kami main kerumah Devi,mamanya pasti masakin kami masakan yang enak-enak, (lagi puasa nih, bikin ngiler aja).

Yang terakhir Anita. Ini dia yang aku bilang sudah nggak tau kemana. Karena memang benar, nomer handphonenya aja aku nggak punya. Tapi kalau ingat Anita aku langsung ingat lucunya Anita kalau sedang malu, marah, makan pedas. Mukanya pasti merah banget. Merah disini bukan lagi kiasan, sebab memang warnanya merah menyala. Anita adalah yang paling polos diantara kami, dan dia adalah yang paling ceria. Karena Anita punya gigi gingsul, kami suka panggil dia gingsul dulu, tapi Anita nggak pernah marah. Dia malah senyum lebar banget..

Tapi selain ketiga orang itu aku juga masih punya satu sahabat lagi yang aku kangenin sampe sekarang. sayangnya hubunganku dengan sahabatku itu sekarang kurang baik.. semoga kedepannya bisa membaik, amin..

aku jadi kangen sama mereka semuaa😄

Posted in: My Journal